Perempuan yang selalu menjadi tumpuan, padahal hidupnya sendiri menanggung beban Pundaknya terasa berat memikul harapan yang terkadang nyaris retak Langkahnya goyah, tapi tak pernah menyerah Senyumnya merekah, menyembunyikan luka lelah Setiap air mata yang jatuh, menjadikannya kekuatan utuh Dirinya adalah badai yang tenang ketika impian - impian nya runtuh Di sudut malam, dirinya titipkan semua luka kepada sang pencipta alam -D- 04/25
Komentar
Posting Komentar